Mengenal Fungsi serta Perbedaan HTTP dan HTTPS dalam Akses Internet

HTTP adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengirim dokumen dari WWW atau world wide web. Protokol ini mulai dikenalkan pertama kali sekitar tahun 1990. Dari masa ke masa, HTTP selalu mengalami perkembangan hingga melahirkan sebuah protokol yang dinilai lebih aman. Protokol tersebut bernama HTTPS.

HTTPS atau Hypertext Transfer Protocol Secure menjadi protokol untuk website yang dapat diandalkan untuk saat ini. Untuk itu, Anda harus mengetahui fungsi HTTP dan HTTPS dalam akses internet yang ada pada poin di bawah ini.

mengenal perbedaan http dengan https
mengenal perbedaan http dengan https 

1. Menjaga Keamanan Website

Fungsi HTTP dan HTTPS yang pertama adalah untuk menjaga keamanan website. Dalam dunia internet, tentu saja ada pihak-pihak nakal yang ingin mengacaukan keamanan sebuah website. Sehingga, protokol ini memberikan keamanan yang berbeda tersebut.

Jika dibandingkan, kedua protokol website ini memiliki tanda yang berbeda jika website tersebut diserang. Apabila website dengan HTTP diserang, maka website tersebut akan mudah diserang. Sedangkan untuk website yang menggunakan HTTPS, tidak semua website dengan protokol ini bisa diserang.

2. Melindungi Informasi Pengguna

Ketika Anda membuka website social media, e-mail dan website sejenis, tentunya Anda akan melihat protokol website yang menggunakan HTTPS. Hal tersebut agar privasi pengakses website tersebut dapat terjamin. Data yang dimasukkan pengunjung seperti misalnya saat login akan dienkripsi sehingga data akan jauh lebih aman.

Selain itu, orang-orang akan jauh lebih percaya dengan website yang menggunakan protokol HTTPS. Bahkan, transaksi perbankan juga menggunakan port serta protokol tersendiri untuk mencegah data yang ada pada bank tidak dapat diretas.

3. Sebagai Identitas Komunikasi Antar Protokol

Fungsi HTTP dan HTTPS dalam akses internet adalah sebagai identitas komunikasi antar protokol. Seperti halnya kartu identitas diri, protokol HTTP serta HTTPS memberikan informasi lengkap mengenai website tersebut. Misalnya Anda bisa membandingkan dengan cara membuka website google dengan website biasa.

Tentunya akan ditemukan perbedaan dari kedua website tersebut, yang mana website dengan HTTP memberikan informasi tanpa keamanan. Sedangkan untuk website dengan HTTPS, akan memberikan informasi yang lengkap dan juga tentu akan memberikan keamanan pada website tersebut.

4. Mentransfer Data Dari Server ke Client

Website yang dibuka melalui perangkat Anda adalah data yang tersimpan di server kemudian akan ditampilkan di perangkat Anda. Tentunya data yang ditampilkan tersebut berbeda tergantung dari banyaknya elemen website yang dipanggil dari server website tersebut.

Saat ini juga sudah tersedia fitur yang mana memanggil data dengan cepat bernama AMP. Fungsi transfer data tersebut sama saja baik dari protokol HTTP maupun HTTPS. Hal ini justru berbeda dengan FTP yang mana merupakan protokol yang digunakan untuk transfer file dari server ke client. Selain itu, perbedaan transfer data melalui protokol HTTP / HTTPS dan FTP adalah port yang digunakan. Bahkan antara HTTP dengan HTTPS saja menggunakan port yang berbeda.

5. Penentu Format Data

HTTP serta HTTPS memiliki fungsi sebagai penentu bagaimana data akan di format serta di respon melalui browser. Internet Engineering Task Force melakukan kerja sama dengan WWW Consortium untuk melakukan pengembangan pada HTTP. Sehingga HTTP bisa berguna untuk mengambil data berupa teks atau dokumen serta elemen pendukung lainnya. Selain itu HTTP berguna untuk mengakses sumber daya website melalui URL atau alamat internet.

6. Berkomunikasi Antar Komputer Lain

Fungsi HTTP dan HTTPS yang terakhir adalah untuk berkomunikasi antara komputer satu dengan komputer lainnya. Protokol sendiri bisa diibaratkan sesuai dengan perintah yang harus dijalankan pada komputer agar dapa mengirim serta menerima pesan.

Post a Comment

0 Comments